Skip to main content

Doa - Doa Sehari-hari (to be continued)

Bismillah.

Ceritanya pas di Bogor ini saya diajak ikut pengajian di Masjid dekat lokasi saya tinggal. MasyaAllah pengajiannya kece bangettt. Bersyukur banget saya bisa dipertemukan dan diperkenalkan dengan wadah pengajian seperti ini. Disini fokus utama ngajinya itu Tilawati, jadi kita bener-bener diajarin dari awal mengenai huruf-huruf Hijaiyah itu bagaimana makharij huruf (tempat keluarnya huruf) dan sifat hurufnya, serta hukum bacaannya (tajwid). Selama ini saya baca Al-Qur'an tenang-tenang aja karena merasa udah benar kok, sesuai kok dengan yang ada di buku, tapi setelah ikut pengajian ini ya Allah ternyata pengucapan huruf Hijaiyah saya masih acakadut, malu sama kucing deh pokoknya. Sedangkan pengucapan huruf kan mempengaruhi arti dari bacaan itu sendiri. Astaghfirullah tobat deh selama ini saya baca Al-Qur'an gimana yaa itu artinya, ckckck.

Memang untuk urusan ngaji Al-Qur'an ini kita harus belajar dengan guru, tidak bisa belajar sendiri, karena kalau belajar sendiri itu merasa benar aja terus, ga ada yang ngoreksi. Yega?hehe. Lalu yang membuat pengajian ini semakin kece adalah adanya hafalan Al-Qur'an, hadist dan doa-doa serta zikir-zikir harian, juga membahas gerakan serta bacaan saat wudhu dan solat yang sesuai sunnah Nabi. Wuihh seneeeeeng banget. Ini yang saya impi-impikan, pengen belajar Islam secara mendalam yang sesuai dengan Al-Qur'an dan Sunnah.

Nah dipostingan kali ini saya hanya mau sedikit berbagi mengenai doa-doa harian yang biasa kita lalui sepanjang hari sekaligus mendokumentasikan pelajaran yang sudah saya dapatkan :)

1. Doa Bangun Tidur
 

2. Doa Masuk Kamar Mandi
 

3. Doa Keluar Kamar Mandi


4. Doa Mengenakan Pakaian


5. Doa Meletakkan / Melepaskan Pakaian


6. Doa Makan


7. Doa Sesudah Makan


8. Doa Keluar Rumah


9, Doa Masuk Rumah


10. Doa Pergi ke Masjid


11. Doa Masuk Masjid


12. Doa Keluar Masjid




Rasulullah Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam bersabda "Orang yang menunjukkan suatu kebaikan balasannya seperti orang yang mengerjakannya" HR. At-Thabrani, Al Bazar, dan At-Tirmidzi, Hadits Shahiih, Shahiihul Jaami' 3399. Hadits ini menunjukkan bahwa seseorang yang menunjukkan kepada suatu amal kebaikan kemudian orang lain melakukan kebaikan tersebut, maka dia mendapatkan pahala seperti pahala orang yang melakukannya.

Maka dari itu yuk kita hafalkan dan amalkan. Dimulai dari diri sendiri selanjutnya kita tularkan ke orang-orang terdekat kita :)

Cups,
Pipi Bapau

Comments

Popular posts from this blog

Tentang sebuah kisah (Based on true story)

Bismillah. Kisah beberapa tahun silam. Ada seorang anak perempuan usia remaja bermasalah di sekolah dan dirumah. Bapaknya sangat kesal dan bertanya kepada anak tersebut "Kamu kenapa sih sebenernya?!" Dan anak itu menjawab "Aku cuma pengen bisa deket sama bapak kaya temen temen aku yang lain... Aku iri ngeliat mereka bisa akrab sama bapaknya..." Lalu apa jawaban bapaknya? "Jangan pernah berharap kaya gitu. Bapak udah cape kerja. Kalo mau cerita apa-apa sana sama ibu aja, kalo minta duit baru ngomong sama bapak!" --------------- Hm, denger ceritanya jadi agak sedih dan prihatin ngebayangin gimana perasaan anak itu. Cari perhatian supaya bisa deket sama bapaknya, tapi ternyata ditolak. Bapaknya memang keliatannya tanggung jawab sih dalam hal finansial, tapi apakah tanggung jawab mendidik dan mengasuh anak sudah cukup hanya dengan uang? Anak itu juga cerita kalo bapaknya galak banget, suka marah marah dan kalo udah marah ngomongnya kasar dan ga pa...

Jujur pada Diri Sendiri

Bismillah. Kita tidak perlu membuktikan apapun kepada siapapun bahwa kita itu baik, setia, ramah, berbakti, pintar, kaya, dan sebagainya. Buat apa? Sama sekali tidak perlu. Jangan merepotkan diri sendiri dengan penilaian orang lain. Karena pada akhirnya tetap kita sendiri yang tahu persis apakah kita memang sebaik, ramah, pintar, setia, kaya, dan sebagainya tersebut. -Tere Liye Tiba-tiba nemu  quote ini dan langsung keinget sama kejadian-kejadian jaman dulu. Dari dulu saya itu emang orang yang ga enakan dan gampang baper. Saya takut ga ada yang mau temenan atau deket sama saya. Saya peduli banget sama semua komentar orang tentang saya, apalagi komen buruk bisa bikin kepikiran berhari-hari. Saya sering dibayangi perasaan bersalah jika tidak bisa membantu kesulitan orang lain atau jika ada orang yang mengalami sesuatu yang buruk saat di dekat saya, hal seperti itu yang bahkan diluar kendali kita membuat saya merasa bersalah. Dipikiran saya saat itu, saya harus jadi orang...

Sup Ikan Kembung

Bismillah. Kalo yang ini jadi salah satu menu lauk andalan kalo di rumah lagi ada yang ga enak badan. Pas lagi enak badan juga suka bikin sih soalnya simple banget dan rasanya juga ngangenin. Anget dari jahe, seger dari lemon, dan ikannya juga jadi lebih lembut karena direbus. Sup Ikan Kembung Bahan : 1/2 kg Ikan kembung atau ikan apa aja 1 buah Jeruk lemon/nipis 1 ruas Jahe, iris tipis 2 lembar Daun salam 2 batang Sereh 2 siung Bawang putih, iris 1 siung Bawang merah, iris Minyak wijen secukupnya Air secukupnya Kaldu jamur sesuai selera Garam sesuai selera Tomat dan cabai utuh jika suka Bawang goreng secukupnya untuk taburan Cara membuat: 1. Cuci bersih ikan (saya kadang suka dibuang kepalanya, tapi selera ya), beri perasan jeruk lemon atau nipis. Diamkan 15 menit, cuci bersih. 2. Tuang minyak wijen di penggorengan yang sudah dipanasi, tumis irisan bawang putih dan bawang merah hingga harum. 3. Lalu tuang air, masukkan jahe, daun salam dan sereh. Tunggu hingga ...